Halaman Resmi Pemprov Sumut - Info COVID-19

Pertemuan Jarak Jauh dengan Gubernur, Jokowi Sampaikan Instruksi Penangana Covid-19

MEDAN

Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi beserta 17 Gubernur se- Indonesia mengikuti pertemuan jarak jauh bersama Presiden RI Joko Widodo, Senin (27/04). Dalam pertemuan tersebut Presiden menginstruksikan berbagai hal tentang penanganan Pandemik Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). 

Presiden menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah dilaksanakan oleh beberapa  provinsi. “Kita tahu bahwa beberapa Provinsi dan Kabupaten/Kota telah melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan saya tekankan tiga (3) hal yg sangat penting untuk pengidap PDP dan ODP yang pertama yaitu Tes vaksin, penanganan dengan siapa kita berhubungan perlu adanya pelacakan, isolasi yang tepat dan baik,” ujar Joko Widodo seperti tampil pada layar video conferences dirumah dinas Gubernur Sumatera Utara, Senin (27/04).

Disampaikan Joko Widodo bahwa saat ini sebanyak 479.000 PCR test sudah terdistribusi ke provinsi-provinsi seluruh Indonesia. “Mungkin masih ada beberapa daerah yang belum dapat maka direncanakan minggu ini sudah terlaksanakan distribusi,” jelasnya.

Presiden menambahkan masih perlu terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya cuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan dan menjaga jarak. “Saya meminta kepada para Gubernur untuk bersama-sama mengimbau agar masyarakat patuh sehingga PSBB ini bisa berjalan dengan efektif,” ujar Joko Widodo. 

Selanjutnya, Joko Widodo mengajak para Gubernur dapat mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk dana kesehatan, dana sosial dan dana bantuan ekonomi mikro kecil. Dalam kondisi saat ini, masyarakat membutuhkan bantuan-bantuan dari pemerintah, saya berharap para Gubernur dapat mengawasi bantuan-bantuan yang ada menjadi tepat sasaran kepada masyarakat.

“Dari belanja barang dan jasa setiap Organisasi Perangkat Dearah dapat di alokasikan sebanyak-banyaknya minimal 50% untuk penanganan Covid-19 dalam mendukung dana kesehatan dan dana bantuan sosial masyarakat,” tambahnya. (IP)
 

Share

© 2020 - Media Center Covid-19 Provinsi Sumatera Utara | Developed By Diskominfo Provsu